tersengat visual

walking photo by toha adog

Tank, seekor anjing campuran (antara anjing tekel, anjing kampung dan hantu sungai), menghajar mati seekor tikus got pada suatu hari. Tikus got yang malang itu tentunya tengah mencoba menyusup ke dalam rumah dan sekaligus tempat kerja kami. Sejak kami memungutnya dari jalanan beberapa tahun lalu, Tank memang telah menugaskan dirinya sendiri sebagai penjaga pintu pagar bagian barat. Tank penuh dedikasi, berdisiplin tinggi, sedikit ngawur dan keras kepala. Saya menduga ia pernah dilatih secara militer.

Tikus got yang gemuk itu mati tanpa sepengetahuan saya. Tank meninggalkan bangkainya begitu saja di bawah pohon mangga. Beberapa hari kemudian, ketika aroma bangkai telah menyebar kemana-mana, saya kelabakan. Dan akhirnya sayapun menemukan bangkai itu. Bangkai yang telah berbelatung.

Melihat kondisi bangkai itu, saya seperti tersengat. Sengatan visual dari bangkai tikus itu bahkan membuat saya demam sehari penuh dan muntah-muntah. Sejak saat itu, visual bangkai tikus itu menetap di dalam kesadaran saya. Tubuh, rasa dan pikiran saya kemudian mengolahnya, entah menjadi apa.

Saya pikir, pada banyak hal, tanpa memilah-milahnya menjadi negatif dan positif, proses kreatif seseorang dipengaruhi dan terbentuk dari sengatan-sengatan yang ia alami sepanjang hidupnya. Sengatan itu, bagi saya, selain bangkai tikus, bisa berupa sebuah gaun Christian Lacroix, atau rancangan Rei Kawakubo, atau sepenggal adegan dalam film Kaufman, atau kain tenun tua asal Sumba milik seorang teman yang saya lihat pada suatu malam.

td

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s